Akses Apotek 24 Jam di Sepanjang Jalan Kolonel H. Burlian Palembang (KM 5 – KM 12)

📍 Panduan Lokal · Palembang Barat

Panduan khusus warga Sukarami, Alang-Alang Lebar, dan kawasan perbatasan Banyuasin — karena di jam-jam kritis, setiap menit berguna.

Ditulis Oleh : Nuril Huda 🗓️ Diperbarui: Juni 2026 ⏱️ Estimasi baca: ±11 menit 🗺️ Wilayah: Jl. Kol. H. Burlian, Palembang

Pukul dua dini hari. Anak demam mencapai 39,2°C. Paracetamol sirup di lemari obat sudah habis tiga hari lalu dan tak sempat diganti. Situasi seperti ini bukan skenario langka — ini adalah realitas yang bisa menimpa siapa saja, termasuk ratusan ribu warga yang bermukim di sepanjang koridor Jalan Kolonel H. Burlian, dari KM 5 hingga ujung KM 12 menjelang perbatasan Banyuasin. Pertanyaannya satu: ke mana harus melangkah?

Tulisan ini disusun sebagai panduan praktis yang jujur — bukan sekadar daftar tempat, melainkan pemahaman menyeluruh tentang dinamika akses obat malam hari di koridor barat Palembang. Kami menggali dari data resmi, regulasi terkini, dan logika geografis kawasan agar pembaca benar-benar siap sebelum keadaan darurat tiba.

Mengenal Koridor Jl. Kol. H. Burlian: Lebih dari Sekadar Jalan Lintas

Jalan Kolonel H. Burlian bukan jalan biasa. Ia merupakan segmen penting dari jalur lintas Sumatera yang membelah sisi barat Palembang, menghubungkan pusat kota dengan kawasan-kawasan berkembang di Sukarami, Alang-Alang Lebar, hingga menyentuh batas administratif Kabupaten Banyuasin. Di sepanjang sumbu inilah dua kecamatan dengan kepadatan dan dinamika berbeda bertemu dalam satu koridor komersial.

📊
Data Demografis Penting

Berdasarkan data BPS yang dirilis Februari 2025, Kecamatan Sukarami menempati posisi pertama kecamatan dengan penduduk terbanyak di Palembang dengan 212.241 jiwa. Sementara Kecamatan Alang-Alang Lebar (pemekaran dari Sukarami sejak 2007) memiliki populasi sekitar 110.085 jiwa per estimasi 2022. Keduanya berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin. Sumber: Ayo Palembang, 2025 & BPS via Wikidata, 2022

Total populasi dua kecamatan ini melampaui 320.000 jiwa — angka yang setara dengan kota menengah. Logikanya sederhana: kepadatan penduduk setinggi ini seharusnya berbanding lurus dengan ketersediaan fasilitas farmasi yang memadai, termasuk di jam-jam tidak biasa. Namun faktanya, distribusi apotek 24 jam di koridor barat ini tidak merata, dan warga kawasan ujung (sekitar KM 10–12) seringkali menghadapi tantangan jarak yang lebih nyata.

Pembagian Zona KM di Sepanjang Burlian

KM 5 – KM 7

Zona Sukabangun–Sriwijaya

Area dengan kepadatan komersial tertinggi di koridor ini. Terdapat kompleks kesehatan dan institusi besar termasuk RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel di Km 6. Paling banyak pilihan layanan farmasi malam hari.

KM 7 – KM 9

Zona Karya Baru–Punti Kayu

Kawasan transisi dengan perumahan kepadatan sedang. Terdapat Stasiun LRT Punti Kayu (Karya Baru, Alang-Alang Lebar) sebagai penanda geografis. Akses apotek masih relatif terjangkau di titik-titik utama jalan.

KM 9 – KM 12

Zona Talang Kelapa–Perbatasan

Kawasan residensial yang terus berkembang, dengan banyak kompleks perumahan baru. Ini adalah zona paling kritis: jarak menuju fasilitas farmasi 24 jam terdekat bisa lebih jauh, terutama di tengah malam.

Mengapa Akses Obat Malam Hari di Koridor Ini Jadi Isu Nyata?

Ada alasan spesifik mengapa koridor Burlian KM 5–KM 12 layak dibahas tersendiri, bukan sekadar digabung dalam panduan umum "apotek Palembang". Setidaknya ada empat faktor yang membentuk tantangan unik kawasan ini:

1

Kawasan Pinggiran yang Berkembang Pesat Tanpa Infrastruktur Farmasi Proporsional

Alang-Alang Lebar adalah kawasan baru dengan perkembangan yang cukup pesat, dilirik banyak pengembang perumahan karena akses ke kota dan bandara yang mudah. Namun pertumbuhan perumahan sering lebih cepat dibanding pertumbuhan fasilitas kesehatan pendukung seperti apotek malam hari.

2

Posisi Perbatasan yang Mempersulit Pilihan Alternatif

Warga di KM 11–12 secara geografis justru lebih dekat ke wilayah Banyuasin, bukan ke pusat Palembang. Ini berarti saat darurat tengah malam, opsi "apotek di kota" bisa berjarak lebih jauh dari yang diperkirakan.

3

Lalu Lintas Malam yang Tidak Bisa Diabaikan

Jalan Burlian adalah bagian jalur lintas Sumatera. Meski volume kendaraan menurun dini hari, kondisi jalan dan penerangan di segmen KM 9 ke atas perlu diperhitungkan saat berkendara tergesa-gesa membawa anggota keluarga yang sakit.

4

Pola Sakit yang Tidak Mengenal Jam

Demam anak, serangan asma, nyeri gigi akut, atau diare mendadak bisa terjadi kapan saja. Penelitian di jurnal kefarmasian komunitas menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat memilih apotek sebagai tempat utama memperoleh obat — menjadikan ketersediaan apotek malam hari sebagai kebutuhan esensial, bukan kemewahan.

Apa yang Dimaksud "Apotek 24 Jam" Secara Resmi?

Sebelum membahas lokasi, penting memahami definisi dan standar yang berlaku agar pembaca tidak terjebak ekspektasi yang meleset. Di Indonesia, operasional apotek diatur secara ketat melalui beberapa regulasi yang saling melengkapi.

Regulasi Poin Kunci untuk Konsumen Status
Permenkes No. 9 Tahun 2017 tentang Apotek Menetapkan bahwa apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker. Obat bebas bisa dibeli tanpa resep; obat keras memerlukan resep dokter. Berlaku
Permenkes No. 14 Tahun 2021 (diperbarui No. 17 Tahun 2024) Standar kegiatan usaha apotek; izin wajib diperbarui tiap 5 tahun. Apotek dapat memberikan Pelayanan Kefarmasian secara elektronik (Telefarmasi) dan pengantaran obat. Berlaku
Peraturan BPOM No. 5 Tahun 2026 Regulasi terbaru yang memperluas pengawasan ke minimarket/supermarket untuk obat bebas. Apotek tetap menjadi satu-satunya fasilitas yang boleh menyerahkan obat keras dan melakukan peracikan. Seluruh kegiatan pengelolaan obat di apotek berada di bawah tanggung jawab Apoteker penanggung jawab. Berlaku 2026

Referensi: Siaran Pers BPOM, Mei 2026 | Gudang Ilmu Farmasi, 2021

⚠️
Perhatian Soal Minimarket Malam Hari

Sejak Peraturan BPOM No. 5 Tahun 2026 berlaku, minimarket seperti Indomaret dan Alfamart yang buka 24 jam hanya diperbolehkan menjual obat bebas (lingkaran hijau) dan obat bebas terbatas (lingkaran biru). Mereka tidak diizinkan menjual obat keras, tidak boleh melakukan peracikan, dan harus dikelola oleh tenaga yang tersertifikasi. Untuk kebutuhan darurat sederhana seperti paracetamol tablet, antasida, atau oralit, minimarket bisa menjadi pilihan terakhir — namun untuk kebutuhan yang lebih spesifik, apotek yang dipimpin apoteker adalah jawabannya. Sumber: Veritask, 2026

Titik Jangkar Medis di Koridor Burlian: Fasilitas Rumah Sakit Pendukung

Salah satu kelebihan koridor Burlian KM 5–KM 12 dibanding kawasan pinggiran Palembang lainnya adalah keberadaan dua rumah sakit besar yang bisa menjadi "jangkar" dalam situasi darurat, sekaligus memiliki instalasi farmasi yang beroperasi untuk kebutuhan pasien.

RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan (Sekitar KM 6)

Berlokasi di Jl. Kol. H. Burlian, Sukabangun, Kecamatan Sukarami, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini berdiri di atas lahan 4,1 hektar dan memulai operasional penuhnya tahun 2018. Stasiun LRT yang dinamai "RSUD Station" pun berada tepat di dekatnya — penanda betapa pentingnya fasilitas ini secara geografis di koridor Burlian. Yang relevan bagi masyarakat: instalasi farmasi RSUD Siti Fatimah beroperasi 24 jam dengan dukungan apoteker berpengalaman, dan rumah sakit ini bahkan menawarkan layanan antar obat gratis khusus wilayah Kota Palembang.

🏥
Catatan Penting: Instalasi Farmasi RS ≠ Apotek Umum

Farmasi rumah sakit pada dasarnya melayani pasien yang sedang dalam perawatan di RS tersebut (rawat inap maupun IGD). Masyarakat umum yang tidak sedang berobat di sana umumnya tidak dapat langsung membeli obat di instalasi farmasi RS. Namun demikian, jika keadaan darurat medis maka IGD RS adalah pintu pertama yang wajib dituju — dan dari sana, obat dapat diakses melalui resep dokter IGD. Sumber: RSUD Siti Fatimah Prov. Sumsel

Rumah Sakit Umum di Jl. Kol. H. Burlian No. 228, Sukarami

Selain RSUD Siti Fatimah, data dari portal kesehatan Palembang menunjukkan terdapat fasilitas rumah sakit umum lain yang berlokasi di Jl. Kol. H. Burlian No. 228, Sukarami. Keberadaan lebih dari satu fasilitas rumah sakit di koridor ini menjadi keuntungan tersendiri bagi warga, terutama untuk situasi darurat medis yang membutuhkan penanganan lebih dari sekadar obat. Sumber: Portal Palembang Tanggap


Strategi Menemukan Apotek 24 Jam di Koridor Burlian Malam Hari

Tidak ada jaminan bahwa satu titik tertentu selalu tersedia di semua jam. Kondisi stok, pergantian apoteker piket, bahkan momen hari raya bisa memengaruhi operasional. Karena itu, strategi berlapis jauh lebih reliabel dibanding mengandalkan satu titik saja.

Strategi Berlapis untuk Situasi Darurat

Urutan Prioritas Tindakan Kapan Dipakai Catatan
Lapis 1 Cek Google Maps dengan kata kunci "apotek 24 jam" + aktifkan filter "Buka Sekarang" Sebelum berangkat Selalu pertama
Lapis 2 Telepon apotek yang muncul di Maps untuk konfirmasi ketersediaan stok obat spesifik Saat obat yang dicari sangat spesifik Hemat waktu
Lapis 3 Gunakan aplikasi apotek online (K24Klik, GoApotik, Halodoc Apotek) untuk pesan antar Kondisi tidak darurat kritis, bisa menunggu 30–60 menit Perlu koneksi
Lapis 4 Minimarket 24 jam terdekat untuk obat bebas/bebas terbatas darurat Obat sederhana: parasetamol tablet, antasida, oralit Terbatas stok
Lapis 5 IGD RSUD Siti Fatimah atau RS terdekat di koridor Burlian Kondisi medis yang memerlukan evaluasi dokter Darurat medis
Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien melalui pemantauan terapi obat dan pencegahan kesalahan penggunaan. Ini artinya konsultasi dengan apoteker — bukan sekadar membeli obat — adalah hak setiap konsumen yang datang ke apotek, termasuk di jam-jam dini hari. — Parafrase dari Permenkes No. 9 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, dikutip dalam Jurnal Farmasi Komunitas Unair 2025

Lima Cara Memverifikasi Apotek 24 Jam yang Benar-Benar Layak Dipercaya

Tidak semua yang mengklaim "buka 24 jam" benar-benar memenuhi standar pelayanan kefarmasian yang lengkap. Berikut panduan verifikasi cepat yang bisa dilakukan sebelum atau saat tiba di lokasi:

1

Pastikan Ada Apoteker Piket yang Bisa Dikonsultasi

Berdasarkan Peraturan BPOM No. 5 Tahun 2026, seluruh kegiatan pengelolaan obat di apotek wajib berada di bawah tanggung jawab Apoteker penanggung jawab. Apotek yang hanya dikelola asisten tanpa apoteker di jam malam tidak memenuhi standar penuh. Tanyakan langsung apakah ada apoteker yang bisa berkonsultasi.

2

Cek Nomor Izin Apotek yang Terpampang

Apotek resmi wajib menampilkan Surat Izin Apotek (SIA) yang masih berlaku. Izin kini diproses melalui sistem OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) dan harus diperbarui setiap lima tahun per Permenkes No. 17 Tahun 2024.

3

Perhatikan Tata Letak dan Kondisi Penyimpanan Obat

Ruang penerimaan resep, ruang peracikan, dan ruang penyimpanan obat adalah komponen wajib per standar bangunan apotek. Penyimpanan obat yang acak dan tidak berpendingin untuk obat yang memerlukan penyimpanan dingin adalah tanda bahaya.

4

Minta Informasi Obat Secara Aktif

Apoteker yang kompeten akan secara proaktif memberikan informasi dosis, cara pakai, efek samping, dan interaksi obat. Jika petugas hanya menyerahkan obat tanpa penjelasan apa pun, pertimbangkan untuk meminta penjelasan lebih atau cari apotek lain.

5

Cek Logo BPOM di Setiap Produk yang Dibeli

Produk kesehatan yang beredar di apotek wajib memiliki izin edar yang terregistrasi BPOM. Anda bisa memverifikasi nomor registrasi produk melalui aplikasi BPOM Mobile atau cekbpom.pom.go.id secara real-time.

Catatan Khusus Warga KM 10–12: Zona Perbatasan yang Perlu Strategi Sendiri

Warga yang bermukim di segmen akhir koridor Burlian — kawasan sekitar KM 10, 11, dan 12, termasuk area Talang Kelapa dan perbatasan Alang-Alang Lebar dengan Banyuasin — menghadapi tantangan yang sedikit berbeda. Secara administratif mereka masih masuk wilayah Kota Palembang, namun secara jarak, fasilitas komersial termasuk apotek sering terkonsentrasi di bagian lebih dalam kota.

🌙
Untuk Warga Zona KM 10–12: Siapkan Ini Sebelum Malam Tiba

Simpan nomor apotek 24 jam yang sudah Anda verifikasi langsung di kontak HP — bukan hanya mengandalkan pencarian Maps saat darurat. Tetapkan satu "apotek andalan" yang Anda tahu pasti buka dan lengkap stoknya. Tinjau stok obat rumah tangga minimal sebulan sekali, terutama paracetamol sirup/tablet, oralit, antasida, dan perban. Kecelakaan, demam, dan mual tidak menunggu siang hari.

Satu hal yang sering diabaikan: warga Banyuasin yang melewati koridor ini menuju Palembang juga kerap memanfaatkan apotek di sepanjang Burlian. Ini menciptakan permintaan lebih tinggi dari yang terlihat secara administratif. Pada saat tertentu — malam Lebaran, misalnya — apotek-apotek ini bisa ramai meski jam menunjukkan pukul 03.00.

Apotek Online dan Telefarmasi: Solusi Nyata atau Sekadar Jargon?

Dalam beberapa tahun terakhir, platform apotek online tumbuh pesat di Indonesia. Permenkes No. 14 Tahun 2021 yang diperbarui Permenkes No. 17 Tahun 2024 bahkan secara eksplisit mengakui bahwa apotek dapat memberikan Pelayanan Kefarmasian secara elektronik (Telefarmasi) dan pengantaran obat. Ini membuka peluang legal bagi platform digital untuk beroperasi sebagai perpanjangan tangan apotek berizin.

Untuk warga koridor Burlian, opsi ini relevan dengan beberapa catatan penting:

Aspek Kondisi di Koridor Burlian KM 5–12
Kecepatan pengiriman Tergantung jarak dari gudang/apotek mitra. Area KM 5–8 relatif lebih mudah dijangkau kurir. KM 10–12 bisa lebih lama, terutama dini hari.
Jenis obat yang bisa dipesan Obat bebas dan bebas terbatas bisa tanpa resep. Obat keras wajib ada resep digital dari dokter yang terintegrasi platform (konsultasi online).
Cocok untuk situasi Kondisi tidak kritis yang masih bisa menunggu 30–90 menit, atau melengkapi obat rutin yang hampir habis.
Tidak cocok untuk Kondisi darurat yang membutuhkan obat dalam hitungan menit (kejang, sesak napas akut, reaksi alergi berat).
Verifikasi platform Pastikan platform memiliki izin dari BPOM. Cek di cekbpom.pom.go.id atau situs resmi BPOM.

Persiapan Rumah Tangga: Cara Terbaik Menghindari Panik Tengah Malam

Panduan apotek 24 jam terbaik adalah panduan yang jarang perlu digunakan darurat — karena rumah tangga sudah siap. Penelitian di jurnal kefarmasian menunjukkan bahwa sebagian besar obat yang dicari di apotek malam hari adalah obat-obatan esensial yang sebenarnya bisa diantisipasi jauh-jauh hari.

Daftar Stok Obat Minimum Rumah Tangga (per Rekomendasi Farmasi Komunitas)

Kategori Contoh Obat Golongan Catatan
Penurun demam Paracetamol tablet & sirup anak Obat Bebas Sirup anak: perhatikan dosis sesuai berat badan, bukan usia semata
Gangguan lambung Antasida, Omeprazole* Bebas / Keras* Antasida bebas dibeli; omeprazole butuh resep
Diare & dehidrasi Oralit, Zinc (untuk anak) Obat Bebas Siapkan setidaknya 5–10 sachet oralit
Luka luar Betadine, plester, kasa steril Bebas / Alkes Simpan di kotak P3K yang terkunci dari jangkauan anak
Alergi ringan Cetirizine, Loratadine Bebas Terbatas Konsultasikan dosis anak dengan apoteker
Obat rutin keluarga Sesuai kondisi masing-masing Keras/Resep Wajib ada stok minimal 7 hari; jangan tunggu habis baru beli

Referensi klasifikasi obat: Jurnal Farmasi Komunitas Unair, 2025 | Permenkes No. 9 Tahun 2017

💡
Tips Penyimpanan Obat yang Sering Dilupakan

Simpan obat di tempat sejuk, kering, dan jauh dari paparan sinar matahari langsung — bukan di kamar mandi (lembab) atau dapur (panas). Periksa tanggal kedaluwarsa setidaknya setiap tiga bulan. Obat sirup yang sudah dibuka umumnya hanya bertahan 30–60 hari meski belum kedaluwarsa — baca petunjuk kemasannya. Buang obat kedaluwarsa dengan cara yang aman: jangan dibuang ke saluran air atau ditimbun, karena dapat mencemari lingkungan.


FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul dari Warga Burlian

Apakah apotek di sepanjang Jl. Burlian pasti buka 24 jam?+
Tidak semua. Status "buka 24 jam" bisa berubah karena berbagai faktor termasuk pergantian manajemen, hari libur, atau ketersediaan apoteker piket. Cara paling akurat adalah selalu memverifikasi melalui Google Maps dengan filter "Buka Sekarang" atau menelepon langsung sebelum berangkat. Jangan mengandalkan informasi jam buka yang Anda catat enam bulan lalu — itu bisa sudah berubah.
Bisakah saya membeli antibiotik tanpa resep di apotek 24 jam?+
Tidak. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang secara hukum hanya bisa diserahkan oleh apotek berdasarkan resep dokter (Permenkes No. 9 Tahun 2017). Jika ada apotek yang menjual antibiotik tanpa resep, itu adalah pelanggaran regulasi. Penggunaan antibiotik tanpa pengawasan dokter berkontribusi pada masalah resistensi antimikroba yang serius. Jika membutuhkan antibiotik dini hari, jalur yang benar adalah datang ke IGD rumah sakit, diperiksa dokter, dan mendapat resep yang kemudian ditebus di farmasi RS atau apotek.
Apakah warga Banyuasin bisa mengakses apotek di Jl. Burlian ini?+
Ya, tentu saja. Apotek adalah fasilitas terbuka untuk semua warga tanpa batasan domisili administratif. Bagi warga kawasan perbatasan Banyuasin, koridor Burlian — terutama di segmen KM 5–8 — justru sering menjadi pilihan utama karena lebih dekat dan lebih lengkap dibanding fasilitas yang tersedia di sisi Banyuasin.
Apa yang harus dilakukan jika semua apotek 24 jam di sekitar Burlian tutup atau kehabisan stok?+
Jika kondisi tidak kritis: gunakan aplikasi apotek online dengan layanan antar malam hari sambil memantau gejala. Jika kondisi kritis (demam sangat tinggi pada bayi, kesulitan bernapas, penurunan kesadaran, perdarahan): langsung menuju IGD RSUD Siti Fatimah Az-Zahra di KM 6 atau rumah sakit terdekat yang memiliki IGD 24 jam. Jangan tunda ke RS hanya karena ingin "cari obat dulu" — untuk kondisi tertentu, evaluasi dokter jauh lebih prioritas dari sekadar mendapatkan obat.
Apakah RSUD Siti Fatimah di KM 6 melayani masyarakat umum di malam hari?+
Ya. IGD RSUD Siti Fatimah Az-Zahra beroperasi 24 jam dan terbuka untuk masyarakat umum yang memerlukan penanganan darurat medis. Instalasi farmasi RS yang juga beroperasi 24 jam melayani kebutuhan obat pasien yang berobat di RS tersebut. Untuk obat yang memerlukan resep, pasien IGD akan mendapat resep dari dokter yang kemudian ditebus di farmasi RS. Sumber: RSUD Siti Fatimah Prov. Sumsel | Satu Data Palembang
Bagaimana cara paling cepat menemukan apotek 24 jam yang benar-benar buka di KM 10 ke atas?+
Cara tercepat adalah kombinasi: buka Google Maps, ketik "apotek 24 jam", aktifkan lokasi GPS Anda, lalu filter "Buka Sekarang". Urutkan berdasarkan jarak. Sebelum berangkat, telepon dulu apotek teratas untuk konfirmasi stok obat spesifik yang Anda butuhkan. Jika tidak ada yang menjawab atau stok kosong, tanyakan rekomendasi apotek 24 jam lain yang mereka ketahui aktif malam itu — sesama apotek di koridor yang sama biasanya saling tahu kondisi operasional masing-masing.

Penutup: Koridor Burlian Adalah Infrastruktur, Bukan Sekadar Jalan

Jalan Kolonel H. Burlian bukan hanya penghubung fisik antara pusat Palembang dengan kawasan barat yang terus bertumbuh. Ia adalah infrastruktur hidup — tempat di mana lebih dari 300 ribu jiwa bergantung untuk mobilitas sehari-hari, termasuk dalam situasi ketika kesehatan tidak bisa menunggu pagi.

Memahami peta akses apotek 24 jam di sepanjang koridor ini bukan tentang menghafal nama-nama tempat. Ini tentang membangun mental map yang siap diaktifkan ketika panik mengancam penilaian. Karena ketika anak Anda demam pukul tiga pagi, Anda tidak akan punya waktu untuk berpikir panjang — Anda butuh tahu ke mana harus melangkah, dan mengapa.

Persiapan adalah bentuk kepedulian paling konkret yang bisa diberikan kepada keluarga. Mulailah dari hal kecil: isi stok obat rumah tangga hari ini, simpan nomor apotek andalan di kontak HP, dan tandai lokasi IGD RS terdekat di peta favorit Anda. Semoga panduan ini bermanfaat — dan semoga Anda tidak pernah benar-benar membutuhkannya di situasi kritis.

📚 Referensi & Sumber Data

  1. BPS Kota Palembang via Ayo Palembang. (Februari 2025). Data 5 Kecamatan dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Palembang. Lihat Sumber
  2. Wikidata (referensi BPS Kota Palembang 2022). Populasi Kecamatan Alang-Alang Lebar. Lihat Sumber
  3. Wikipedia Bahasa Indonesia. Alang-Alang Lebar, Palembang. Pemekaran dari Kecamatan Sukarami sejak 18 Agustus 2007. Lihat Sumber
  4. Wikipedia Bahasa Indonesia. Sukarami, Palembang. Lihat Sumber
  5. Pemerintah Kecamatan Sukarami Palembang. Peta dan Batas Wilayah Kecamatan Sukarami. Lihat Sumber
  6. RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan. Instalasi Farmasi 24 Jam & Layanan Antar Obat. Lihat Sumber
  7. Goalkes. RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatera Selatan – Profil. Jl. Kol. H. Burlian Km 6, Palembang. Lihat Sumber
  8. Satu Data Palembang. RSUD Palembang BARI – Jam Operasional IGD. Lihat Sumber
  9. BPOM RI. (Mei 2026). Siaran Pers: Regulasi Baru BPOM Atur Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian — Peraturan BPOM No. 5 Tahun 2026. Lihat Sumber
  10. Veritask. (2026). Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026 Atur Pengawasan Pengelolaan Obat di Supermarket dan Minimarket. Lihat Sumber
  11. Gudang Ilmu Farmasi. (2021). Standar Kegiatan Usaha Apotek sesuai Permenkes No. 14 Tahun 2021. Lihat Sumber
  12. Gudang Ilmu Farmasi. (April 2026). Rangkuman Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026. Lihat Sumber
  13. Apotek Digital Blog. (Juni 2026). Panduan Perpanjangan Izin Apotek: Ketentuan, Persyaratan, dan Regulasi 2026. Lihat Sumber
  14. Jurnal Farmasi Komunitas Universitas Airlangga. (2025). Profil Pengetahuan dan Pengelolaan Obat dalam Rumah Tangga. Lihat Sumber
  15. Portal Palembang Tanggap. Data Rumah Sakit Palembang — termasuk Jl. Kol. H. Burlian. Lihat Sumber
  16. Wikipedia (EN). RSUD LRT Station — Near RSUD Siti Fatimah Prov. Sumsel on Jl. Kolonel H. Burlian. Lihat Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Memilih Apotek Terpercaya di Palembang

Cara Menemukan Apotek Buka Malam di Palembang dengan Aman

Tanda Apotek Mengutamakan Keamanan Konsumen